Sebuah surat tak bermakna
Datang tanpa suara dan ketukan pintu
Tertulis diatas secarik kertas lusuh
Dengan tulisan SAMPAH
Tak PANTAS
Datang tanpa suara dan ketukan pintu
Tertulis diatas secarik kertas lusuh
Dengan tulisan SAMPAH
Tak PANTAS
Dan semilir angin
yang menghembus sanubari
Di bawah
keterpurukan
Dan sakit yang di
rasa dalam jiwa
Hanya menangis tanpa
suara
Tanpa air mata
Meratapi yang telah
terjadi
Oooohh... begitu
kejam hidup ini
Bagai sebatang kara
hidup di dunia
Dengan surat yang
lusuh semakin lusuh
Rasanya ingin ku
cabik, kubuang diatas api membara
Membakar terbawa
hasrat yang ikut terbakar
Tangan semakin
bergetar
Tak ada kata yang
dapat menggambarkan
Apa itu? Apa ini?
Dan semakin jelas
terlihat
“Hanya surat tak
bermakna”
Dara
ayu ainny nurrahmi
No comments:
Post a Comment